Warna-Warni Ceria Interior Restaurant Era Milenial

Jika Anda ingin bergelut usaha kuliner, banyak persiapan yang harus dilakukan. Memang cita rasa makanan,harga makanan biasanya mempengaruhi. Akan tetapi ada hal mendasar membuat usaha kuliner Anda laku berat. Apalagi kalau bukan desain keseluruah restaurant. Untuk membuatnya menjadi nyata Anda cukup percayakan pada kontraktor restaurant. Mereka akan memberikan solusi tepat dengan biaya yang dapat dinegosiasikan. Lebih menarik lagi adanya garansi setelah proses membangun selesai. Mantap bukan? Di sini akan ada beberapa desain restaurant kekinian dengan konsep ceria.

​​​​​​Desain Restaurant Tema Karakter

​​​​​​Tema karakter memang pantas untuk dijadikan konsep interior desain restaurant. Selain karena unik, Anda bisa berkreasi dengan furniture dan ornamen pendukung lainnya. Biasanya tema ini pantas untuk restaurant keluarga. Hadirnya warna ceria di setiap sudut membuat restaurant Anda menjadi titik terbaik untuk foto,lebih kerennya instagramable. Anda bisa meminta bantuan pada kontraktor interior Indonesia. Dijamin instagramable banget, cocok untuk semua kalangan.

Desain tersebut mengingatkan Anda pada dunia Anak-anak yang penuh keceriaan. Tema kuda poni yang diangkat pada dasarnya mengandung warna-warna terang dalam kudanya. Seperti merah,pink,kuning,biru laut,ungu,hijau muda. Warna inilah menginspirasi untuk penataan furniture serta wallpaper dinding restaurant.

Kuda poni merupakan tokoh animasi era princess era pertengahan. Untuk lebih menekankan zamannya, furniture seperti kursi turut menyesuaikan. Kursi bergaya vintage khas Eropa.Kombinasi kayu,kulit dan bantalan lembut melebur jadi satu. Ditambah dengan pilihan warna terang milik kuda poni semakin mempertegas karakternya. Selain kursi, meja juga mengadopsi vintage style.

Baca juga: Mengenal Lebih Dalam Material Pelengkap Dalam Komposisi Partisi GRC

Keceriaan juga semakin bertambah terasa ketika kontraktor interior Indonesia menambahkan teknik epoxy lantai. Warna terang disapukan pada saat epoxy serta ditambahkan aksen kuda poni. Unik sekali bukan? Keceriaan tidak berhenti di situ saja. Dekorasi atap juga mengesankan. Lampu gantung vintage jenis kristal ditambah dengan boneka kuda poni yang menggantung. Wow, seperti berada di negeri Putri Cinderella.

Desain Restaurant Semi Outdoor Dengan Kursi Kekinian

Konsep yang satu ini terbilang santai, karena tidak di dalam ruangan yang terkesan tertutup dan kaku. Semi outdoor ditekankan pada atap yang berbahan fiber glass nomer satu dengan tambahan partisi aluminium super kuat. Kontraktor restaurant menekankan pada bangunan yang minimal dinding. Lebih banyak unsur tumbuhan.

 

Menariknya dalam konsep ini elemen kursinya.Bentuk kursinya bulat mengembang dengan bahan polister,drakon super serta kombinasi warna terang.Kursi berjajar sempurna di atas lantai beton yang telah mengalami proses epoxy. Elemen kursi kayu dan meja kayu turut disertakan untuk menambah kesan santai dan natural. Warnanya beraksen coklat dan abu-abu. Tidak terbayang bukan rasanya makan dan minum di restaurant ini?

Suasana penuh kehangatan serta keakraban terpancar di seluruh area. Pengunjung akan bebas menikmati waktu mereka, sambil merasakan kesejukan yang berkeliling sempurna. Area lantai memang didesain original tanpa tambahan apapun. Hal ini untuk menegaskan penyatuan alam yang sempurna.

Kedua contoh desain tersebut akan memberikan pencerahan untuk Anda. Semoga restaurant Anda lebih instagramable serta unik. Dua hal ini merupakan salah satu kunci sukses bisnis restaurant. Makanan,minuman oke tetapi tampilan restaurant kurang mengesankan tidak bisa memberi nilai tambah. Karena sudah zamannya restaurant tidak hanya sekedar untuk bersantap. Perubahan fungsi yang menekankan area berkumpul dengan keluarga,teman serta pasangan. Apalagi mereka yang tinggal di wilayah metropolis, butuh area seperti itu. Sebagai sarana rekreasi dan swafoto terbaru untuk generasi milenial.

Hunian Tropis

Kegunaan Perapian di Daerah Tropis Seperti Indonesia

Daerah tropis seperti Indonesia tidak selalu mengalami musim panas sepanjang tahun. Rata-rata daerah yang berada di daerah yang cenderung selalu disinari sinar matahari, juga mengalami musim hujan yang dingin dan lebat. Bahkan setengah dari tahun dihiasi oleh hujan dan hawa dingin. Hal itu yang menyebabkan di beberapa tempat di dataran tinggi di Indonesia membangun rumah dengan dilengkapi perapian, lantai kayu, dekorasi batu alam dan banyak dekorasi yang biasanya hanya ditemukan di daerah beriklim dingin.

Manfaat Penggunaan Perapian di Hunian Tropis Jadi Pertimbangannya

Hunian bergaya eropa dengan penggunaan kayu, perket, vinyl, batu alam semakin mudah didapati dari toko bangunan atau toko parket untuk material tertentu. Penggunaan elemen kayu dan batuan alami juga memberikan sentuhan natural yang sangat cocok dengan area pedesaan yang segar. Hawa dingin di daerah ini dihadapi dengan berbagai minuman hangat, dan cemilan pendamping. Jadi, walaupun perapian bukan hal lazim di daerah tropis, namun di beberapa daerah di Indonesia sangat cocok untuk menggunakannya.

1. Gaya Hunian Pedesaan Klasik Eropa

Rumah tua bekas kolonial belanda mengadaptasi gaya interior farmhouse yang klasik. Tentu tanpa melupakan elemen perapian dalam strukturnya. Karena memiliki perapian juga berarti punya perapian dan cerobong untuk dapat diproses menjadi hunian bergaya klasik fenomenal. Dengan adanya elemen perapian, maka semakin kental elemen perapian tersebut semakin kuat kehangatan yang diberikan.

2. Tampilan Modern Minimalis

Umumnya perapian adalah membuat api dari menumpuk kayu dan membakarnya. Namun kini perapian bahkan sudah berubah pesat. Untuk menyalakan perapian tidak dibutuhkan kayu lagi namun sudah berubah menjadi perapian mekanikal yang dapat dinyalakan dengan gas. Tampilannya ruangan seketika juga menjadi lebih simple dan mewah. Selain dapat terlihat klasik dapat juga tampil minimalis dan modern.

3. Titik Fokus Ruangan

Adanya perapian diruang tamu menjadi bagian menarik perhatian dari keseluruhan interior. Selain bentuknya yang khas serta fungsional, perapian mampu memberikan keseimbangan pada interior ruangan. Ada cukup hiasan semarak pada bagian perapian sementara bagian lain menggunakan warna netral dan natural. Dengan demikian tercapailah harmonisasi ruangan.

Baca juga: Proses Pembuatan Kaca Tempered Jadi Alasan Material Ini Punya Kekuatan Lebih

4. Hiasan Natal

Natal sangat mengandalkan perapian sebagai bagian dari tradisinya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Santa akan datang melalui cerobong asap dan menaruuh hadiah yang hanya diperuntukkan bagi anak yang baik. Setiap anggota keluarga juga punya kaos kaki miliknya masing-masing yang digantung diatas perapian. Oleh karena itu, dekorasi arsitektural ini sangatlah penting dimiliki, walau di daerah Indonesia yang bercuaca tropis.

5. Penghangat Ruangan

Kala cuaca dingin dan berangin, mungkin akan sulit untuk menyalakan perapian. Namun pada saat itulah keberadaan perapian sangat diperlukan. Dataran tinggi diatas pegunungan sangat cocok menggunakan perapian, terutama ketika cuacanya mendukung. Posisi perapian yang dipasang ditengah-tengah rumah akan mampu menghangatkan rumah dan orang-orang didalamnya.

6. Tempat Berkumpul Keluarga

Berkumpul didepan perapian sambil berbincang-bincang dengan keluarga adalah cara mudah untuk mendekatkan diri dengan semua anggota keluarga. Dengan adanya perapian, maka menjadi alternatif tempat berkumpul keluarga dan bahkan bisa dijadikan tempat kesukaan keluarga untuk saling berinteraksi dan merayakan acara keluarga.

Masih banyak alasan lain mengapa perapian adalah dekorasi ruangan yang pas bagi sebuah hunian walaupun berada di daerah tropis seperti Indonesia. Kegunaannya bervariatif dari hal simple sebagai bagian dari gaya interior tertentu atau sebagai tempat berkumpulnya keluarga dan berbagi kisah dari kebiasaan keluarga dan acara instimewa lainnya.

kaca

Proses Pembuatan Kaca Tempered Jadi Alasan Material Ini Punya Kekuatan Lebih

 

Salah satu bagian dari keindahan arsitektur bangunan yang sangat penting adalah kaca. Beberapa jenis kaca yang umum digunakan dalam arsitektur modern antara lain adalah :

  • Kaca bening biasa, yakni jenis kaca yang sering kita temukan dan memiliki ketahanan standar. Biasanya kita menemukan jenis kaca ini sebagai pelengkap furnitur.
  • Kaca rayban, yakni jenis kaca dengan karakter lebih gelap. Biasanya jenis kaca ini digunakan pada jendela rumah. Karena kaca ini membuat penghuni rumah lebih nyaman karena keadaan di dalam rumah tidak terlihat dari luar.
  • Kaca cermin. Jenis kaca yang memantulkan bayangan cahaya dengan sempurna. Biasanya digunakan sebagai kaca rias atau spion dan sebagainya.
  • Kaca Tempered (tempered glass) adalah jenis kaca yang memiliki ketahanan lebih tinggi dari jenis kaca lainnya.

Untuk penggunaan lebih luas, khususnya pada bangunan modern dan komersial seperti bangunan perkantoran, perbelanjaan atau bangunan hotel, tempered glass lebih banyak digunakan.

Proses Pembuatan Tempered Glass

Dalam proses pembuatannya, tempered glass memiliki sedikit perbedaan dengan kaca biasa. Walaupun sama-sama mengalami proses pemanasan seperti halnya kaca yang lain. Namun kaca tempered mengalami proses lebih lanjut untuk mendapatkan kekerasan yang lebih kuat lagi.

  • Kaca biasa atau kita sebut raw glass sebagai bahan baku dipotong sesuai ukuran yang dikehendaki.
  • Setelah mendapatkan ukuran dan bentuk yang dikehendaki, tepi raw glass digosok (proses edging) untuk menghilangkan bagian yang tajam.
  • Pemberian lubang atau cowakan yang diperlukan. Karena pada saat raw glass telah menjadi tempered glass, segala proses pemotongan dan pembentukan tidak dapat dilakukan.
  • Selanjutnya kaca dicuci dan dikeringkan, lalu dipersiapkan untuk proses tempering.
  • Kaca dimasukkan ke dalam ruang pemanasan dan dipanaskan hingga kaca mencapai suhu setinggi 700 derajat. Setelah mencapai panas tersebut, kaca kemudian segera dipindahkan.
  • Dengan cepat kaca didinginkan dengan cara meniupkan udara kedua sisi kaca, hingga kaca mengalami pengerasan. Hal ini untuk menciptakan daya tahan kaca tempered yang sangat tinggi.
  • Setelah melalui semua proses tersebut, sebuah kaca akan menjadi tempered glass yang mampu tahan hingga mencapai suhu 300 derajat celsius.

Kelebihan dan Kekurangan Tempered Glass

Tempered glass merupakan salah satu jenis kaca yang sangat banyak digunakan dalam konstruksi bangunan saat ini. Hal ini dikarenakan kaca jenis ini memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan kaca lainnya. Diantaranya adalah:

  • ketahanan kaca yang sangat tinggi, terutama dari segi ketahanan terhadap thermal shock. Kekuatannya dapat mencapai 3 hingga 5 kali kekuatan kaca biasa. Tempered glass juga tangguh terhadap hantaman, guncangan dan tekanan.
  • Keamanan kaca yang lebih ketimbang kaca biasa. Saat tempered glass pecah, maka serpihan kaca seperti butiran-butiran kaca tumpul, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan melukai jika sampai terkena kulit  atau lainnya.

Baca ini juga: 5 Model Gypsum yang Cocok untuk Ruang Tamu

Kekurangan :

  • Dari segi harga, jelas harga tempered glass lebih mahal dari kaca biasa. Sebagai gambaran, harga kaca tempered 10 mm bening kurang lebih Rp. 410.000/ M2 .Sementara untuk harga kaca bening biasa dengan ketebalan yang sama berada di kisaran harga Rp. 220.000/ M2
  • Jenis kaca ini juga tidak bisa dibentuk atau dipotong setelah menjadi tempered glass. Karena tempered glass akan jadi lemah bahkan pecah saat mengalami proses tersebut.

Berdasarkan ketebalannya tempered glass terbagi menjadi beberapa jenis, yakni tempered glass dengan tebal 10 mm, 12 mm, 15 mm serta 19 mm. Setiap ketebalan yang berbeda tersebut juga memiliki harga jual yang berbeda. Umumnya, harga tersebut belum termasuk biaya pemasangan.

Ini Dia Macam-Macam Ukuran Keramik yang Bisa Dijadikan Pilihan

Daftar Ukuran Keramik Lantai Lengkap untuk Rumah Anda

Selain motif, ukuran keramik adalah salah satu pertimbangan banyak orang ketika membelinya. Karena dengan memilih ukuran pas, lantai rumah kita akan semakin baik dan nyaman. Motif dan ukuran yang sesuai pun dapat menimbulkan kesan indah dan rapi.  Maka dari itu, penting untuk memperhatikannya sebelum membelinya.

Biasanya, pada saat kita membelinya di suatu toko bangunan, kita akan ditawarkan dengan berbagai pilihan ukuran. Bahkan faktanya, setiap merk tidak selalu menyediakan ukuran yang lengkap, jadi bisa saja ukuran yang kita inginkan ada di merk yang berbeda. Untuk Anda yang ingin membelinya, berikut akan kami ulas ukuran-ukuran keramik yang sedang Anda butuhkan:

Ukuran Keramik Lantai

Keramik lantai biasanya terbagi ke dalam beberapa jenis motif yang dapat kita sesuaikan dengan ruangan. Akan tetapi, kebanyakan rumah biasanya memasang motif selaras kecuali untuk kamar mandi. Keramik lantai terbagi ke dalam berbagai jenis motif. Dengan demikian Anda bisa menyesuaikannya dengan konsep ruangan Anda, dan berikut daftar ukurannya, dari yang terendah hingga ukuran keramik 60 x 60:

  • Ukuran 0 x 20 cm
  • Ukuran 25 x 25 cm
  • Ukuran 25 x 40 cm
  • Ukuran 25 x 50 cm
  • Ukuran 30 x 30 cm
  • Ukuran 33.3 x 33.3 cm
  • Ukuran 34 x 39 cm
  • Ukuran Keramik 40 x 40 cm
  • Ukuran 50 x 50 cm

Ukuran Keramik untuk Dinding

Ukuran keramik untuk dinding pun memiliki cukup banyak varian yang bisa Anda pilih. Tapi, ukurannya tidak selengkap keramik lantai, karena keramik dinding umumnya berukuran kecil. Biasanya, ukuran yang ada di pasaran saat ini adalah sebagai berikut:

  • Ukuran 20 x 20 cm
  • Ukuran 20 x 25 cm
  • Ukuran 20 x 40 cm
  • Ukuran 25 x 25 cm
  • Ukuran 25 x 40 cm
  • Ukuran 25 x 50 cm
  • Ukuran 30 x 30 cm
  • Ukuran 30 x 60 cm

Tips Menghitung  Kebutuhan Keramik

Setelah mengetahui ukuran-ukurannya di atas, selanjutnya hitunglah kebutuhan keramik melalui cara berikut:

1. Hitung luas ruangan terlebih dahulu

Sebelum membeli keramik, menghitung luas ruangan yang akan diaplikasikan harus menjadi langkah pertama Anda. Menghitung keramik lantai maupun dinding ini adalah cara Anda agar dapat mengetahui luas persegi bidang yang akan diaplikasikan berbagai jenis keramik.

 

2. Tentukan ukuran keramik selanjutnya

Setelah mendapatkan luas ruangan, ukurlah keramik yang akan Anda beli. Contohnya, keramik ukuran 20 x 20 berisi 25 keramik untuk satu dus, maka total luas untuk jumlah keramik tersebut adalah 1 meter persegi. Perhitungan ini hasil dari rumus berikut: 0,20 x 0,20 x 25= 1 meter persegi.

 

3. Cara menghitung jumlah keramik yang harus Anda beli

Setelah Anda mendapatkan total jumlah keramik dari penghitungan menggunakan rumus di atas, alangkah baiknya Anda membeli keramik dalam jumlah yang lebih. Misal, untuk ruang tamu Anda memerlukan 100 keramik, maka belilah sekitar 105-110 keramik. Hal ini untuk jaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti keramik pecah dan lainnya.

Demikian penjelasan tentang berbagai ukuran keramik dan tips sebelum Anda membelinya. Dengan mengetahui ukurannya, kita dapat dengan mudah menentukan kebutuhan keramik untuk rumah kita, baik itu untuk kebutuhan keramik lantai maupun untuk keramik dinding. Semoga bermanfaat!

5 Motif Wallpaper Ini Unik dan Anti Mainstream

Inilah 5 Motif Wallpaper Unik dan Anti Mainstream

Sekarang ini, bukan hanya cat yang bisa digunakan untuk menghias dinding, tapi ada juga berbagai motif wallpaper dinding yang mampu mempercantik setiap ruangan di dalam rumah Anda. Beragam wallpaper bisa kita terapkan sesuai dengan kesan atau suasana yang diharapkan. Bahkan, memasang wallpaper dirasa lebih mudah untuk mempercantik ruangan dibandingkan harus mengecat dinding pada setiap ruangannya.

Semakin hari semakin banyak motif atau variasi wallpaper dinding yang bisa kita jumpai. Pasti kita juga sering melihat motif-motif tertentu di dinding rumah orang lain. Jika Anda tidak ingin memiliki motif yang sama, Anda bisa memilih motif wallpaper dinding anti mainstream sehingga tampilan rumah lebih sesuai dengan kepribadian Anda.

1. Wallpaper marmer

Menampilkan kesan elegan dan mewah bisa Anda dapatkan dari wallpaper dinding 3D yang satu ini. mengaplikasikan marmer asli dalam dinding tentunya akan memperbanyak pengeluaran kita dalam mendesain rumah. Untuk itulah, kita bisa menggunakan wallpaper tembok ini sebagai pilihan yang tepat untuk mendapatkan tampilan elegan dan mewah serta bisa menghemat pengeluaran. Terdapat berbagai motif atau pola yang bisa kita pilih sehingga kita bisa menyesuaikan dengan suasana yang ingin ditampilkan.

 

2. Wallpaper dinding 3D

Banyak motif wallpaper dinding 3D yang bisa Anda pilih. Motifnya pun menarik-menarik dan mampu memberikan kesan tersendiri dalam ruangan. Mulai dari motif lubang, motif hewan, pemandangan dan motif lainnya yang terlihat seperti nyata. Wallpaper tembok ini cocok bagi Anda yang suka berimajinasi atau berkreasi. Tidak heran jika banyak orang tua yang mengaplikasikan wallpaper ini di kamar mereka agar mereka merasa senang bisa melihat hal-hal yang disukai secara nyata.

 

3. Wallpaper warna kuning

Image result for wallpaper [polos kuning

Wallpaper dengan warna polos memang lebih mudah kita jumpai, seperti halnya wallpaper warna kuning. Sebenarnya, tidak ada yang istimewa dengan warna ini tapi berbeda jika kita aplikasikan dalam dinding rumah. Warna kuning memberikan nuansa penerangan yang cerah sehingga cocok untuk ruangan yang sempit dan penerangan kurang. Anda juga dapat mengombinasikannya dengan berbagai motif lain agar wallpaper tembok kuning terlihat lebih cetar.

Kreasi dibutuhkan untuk membuat tampilan dinding atau ruangan menjadi unik. Wallpaper warna kuning yang bisa Anda pilih adalah warna kuning seperti lampu sehingga akan terlihat menyala ketika malam hari atau gelap.

 

4. Wallpaper batu bata

Image result for wallpaper batu bata

Wallpaper polos memang selalu bisa diaplikasikan di berbagai tempat dan suasana. Tapi wallpaper polos sering kali menciptakan kebosanan bagi penghuninya sehingga wallpaper batu bata bisa menjadi pilihan yang tepat. Terlebih jika Anda suka dengan suasana vintage atau perdesaan. Wallpaper ini tersedia dalam berbagai motif dan warna, mulai dari batu bata berwarna putih dan juga batu bata berwarna orange.

 

5. Wallpaper dinding retak

Image result for wallpaper motif dinding retak

Motif ini sangatlah berseberangan dengan wallpaper polos karena Anda akan menjumpai retakan pada dinding. Biasanya, orang-orang menjaga dinding agar tidak retak. Tapi, ada juga beberapa orang yang justru merasa senang dengan tampilan dinding retak seperti ini karena terlihat lebih alami dan unik. Jadi, Anda bisa menjadikannya sebagai pilihan.

Berbagai pilihan motif antimainstream bisa kita jumpai di distributor yang jual berbagai motif wallpaper dinding. Suasana menyenangkan dari rumah akan kita dapatkan dengan desain interior ini.

Ini Dia 5 Model Gypsum yang Cocok untuk Ruang Tamu

Berbagai Macam Model Gypsum

Setiap tamu yang singgah atau datang berkunjung, dapat menjadikan ruang tamu sebagai sebuah penilaian kenyamanan rumah. Hal ini disebabkan karena ruang tamu adalah ruangan pertama dalam rumah yang digunakan untuk menyambut kedatangannya. Karena alasan inilah, desain ruang tamu tidak boleh dipandang sebelah mata. Salah satu hal yang menonjol desain ruang tamu adalah model gypsum yang Anda gunakan. Tidak ada salahnya Anda memberikan perhatian bagian atap ruangan ini.  Ada begitu banyak model plafon gypsum yang dapat Anda adopsi sesuai dengan desain interior yang Anda usung.

 

Pilihan Model Plafond Gypsum

Berikut berbagai macam model plafon mulai dari model plafon gypsum elegan hingga model gypsum minimalis, antara lain:

 

1. Plafon melengkung seperti busur

Image result for plafon gypsum melengkung

Jika Anda memiliki ruang tamu dengan posisi memanjang, model plafon yang melengkung layaknya busur ini bisa Anda pilih. Model ini memang membutuhkan perencanaan yang sangat matang bahkan serius, karena Anda harus mempertimbangkan bagian atap dengan baik. Material gypsum dipilih untuk model atap ini karena kita akan lebih mudah untuk membentuknya. Dengan penerapan model ini, rumah akan terlihat lebih hidup, karena memiliki bentuk langit-langit yang berbeda dengan bagian lantai.

 

2. Plafon datar

Image result for plafon gypsum datar

Jika Anda memiliki langit-langit yang tidak begitu tinggi, model datar bisa dijadikan sebagai pilihan. Model datar tidak membutuhkan banyak ruang bagian atas. agar model datar ini tidak terlihat monoton dan membosankan, Anda bisa menggunakan list gypsum yang menarik dengan desain mewah, sehingga model ini akan menjadi nilai plus bagi ruang tamu Anda. Model plafon ini lebih fleksibel, sehingga bila suatu saat Anda ingin mengganti desain ruangan, Anda bisa melakukannya dengan mudah.

 

3. Plafond dengan paduan dua warna dengan tipe grid

Image result for Plafon dengan paduan dua warna dengan tipe grid

Model gypsum dengan paduan dua warna ini terlihat lebih berwarna dan nyaman. Panel berbentuk kotak-kotak yang ditampilkan dapat dikreasikan dengan warna-warna yang Anda suka. Contohnya, untuk bagian list, Anda bisa memilih warna putih, sedangkan plafonnya, Anda dapat memilih warna abu-abu atau warna gelap yang lainnya. Tampilan ini terlihat sangat simpel dan elegan. Namun, model ini pas untuk ruang tamu yang luas, bila Anda memiliki ruang tau sempit, Anda bisa menerapkan model ini pada dua ruangan namun tanpa menggunakan sekat dinding.

 

4. Model transparan di beberapa titik

Image result for plafon gypsum Model transparan di beberapa titik

Jika ingin memberikan kesan baru pada ruang tamu, Anda bisa menggunakan gypsum di beberapa titik. Contohnya di bagian samping atau pinggir, sehingga bagian tengahnya, Anda menggunakan plafon transparan.

 

5. Model tipe tray

Image result for plafon gypsum Model tipe tray

Tak ada salahnya jika Anda memilih bentuk yang biasa, seperti menggunakan tipe tray. Tipe ini membuat salah satu bagian menjorok ke atas, ruang tamu akan menjadi semakin menarik karena ada beberapa efek cahaya tersembunyi yang terdapat pada bagian ornamen. Untuk bagian tengahnya, Anda bisa menghiasi dengan ornamen seperti lampu gantung dengan bahan kristal atau lampu berukuran besar.

Ketika memilih salah satu model, jangan lupa mempertimbangkan budget karena berbeda model, tentu saja biaya yang harus dikeluarkan juga ikut berbeda. Selain itu perhatikan model dengan kesesuaian ruangan. Jangan sampai, Anda hanya asal melakukan pemilihan tanpa mempertimbangkan berbagai macam hal seperti kesesuaian luas ruang. Dari berbagai macam model gypsum di atas, mana yang akan Anda jadikan sebagai pilihan?