Teknik Pengolahan Kayu

Inilah Teknik-Teknik Pengolahan Kayu Yang Wajib Diketahui

Kayu adalah salah satu jenis material yang memang sering ditemui, di mana kebutuhan akan bahan yang satu ini sendiri sangatlah banyak. Kayu dapat dijadikan macam-macam alat, perabot bahkan sebagai bahan penting dalam bangunan. Penggunaan kayu sendiri terbilang sangat umum, di mana bahan yang kuat dan mudah didapat menjadi alasan mengapa kayu hingga sekarang masih diperlukan. Kayu adalah bahan material alami yang berasal dari berbagai jenis pohon, di mana bagian yang diambil adalah batang pohon yang sudah cukup untuk dijadikan sebuah material.

 

Untuk dapat membuat batang pohon menjadi kayu, tentu saja dibutuhkan pengolahan yang tepat. Pengolahan kayu terbilang panjang, di mana banyak sekali orang yang menggunakan bahan ini sebagai bagian rumah termasuk lantai. Akan tetapi pengolahan yang panjang ini tentu memakan waktu yang lama, di mana ada solusi tepat untuk mengatasinya yaitu dengan menggunakan vinyl lantai yang bisa Anda dapat di tempat Greenfloor.co.id.

Macam-macam Teknik Pengolahan Kayu

Untuk mendapatkan kayu yang siap digunakan sendiri memang dibutuhkan pengolahan yang diperlukan, di mana proses ini sendiri menggunakan berbagai macam teknik. Berikut ini adalah teknik-teknik pengolahan kayu yang biasanya digunakan :

1. Saw Milling

Teknik yang satu ini sendiri merupakan salah satu teknik utama dalam pengolahan kayu, di mana ini merupakan sebuah proses pengolahan kayu dari log menjadi kayu setengah jadi yang memiliki ketebalan beragam dimulai dari 3 cm hingga 15 cm. Untuk melakukan teknik ini sendiri Anda membutuhkan mesin khusus yang biasanya digunakan. Mesin pertama yang memang digunakan untuk pengolahan kayu saw milling ini adalah bandsaw, di mana mesin ini sering digunakan untuk membelah kayu menjadi lebih kecil seperti balok kayu ataupun papan. Selain itu, ada juga penggunaan alat circular saw atau gergaji piringan yang akan memotong kayu menjadi potongan yang lebih kecil lagi.

2. Klin dry

Klin dry sendiri sebenarnya adalah proses yang wajib ada untuk semua jenis kayu, di mana teknik ini sendiri adalah teknik mengeringkan kayu. Pengeringan ini sendiri bertujuan untuk membuat kayu menjadi lebih kuat. Proses ini sendiri dilakukan sesuai kebutuhan dari ukuran dan jenis kayu, di mana biasanya waktu pengeringan akan memakan 2 hingga 4 minggu. Cara pengeringannya sendiri tergantung dari pihak pengelola, namun biasanya mereka akan meletakan kayu dengan cara disandarkan secara vertical dan mengandalkan sinar matahari langsung. Ada juga beberapa tempat yang menggunakan oven untuk hasil yang lebih cepat, akan tetapi tetap perlu diperhatikan masalah suhu dan juga waktunya agar kayu tidak terlalu kering.

3. Assembling

Assembling ini adalah teknik pengolahan kayu yang paling akhir, di mana pada proses ini sendiri akan kayu akan dibuat untuk menjadi sebuah barang ataupun material yang dibutuhkan. Dalam proses assembling ini ada beberapa tahapan lagi seperti pembentukan desain, penghalusan, dan dibuat sesuai dengan keinginan. Pengolahan kayu assembling ini sendiri menjadi kunci agar kayu dapat dipasarkan kepada masyaraat.

4. Reproduction

Teknik yang satu ini sendiri seperti namanya yaitu reproduction atau pembuatan ulang pada sebuah barang atau benda yang sudah memiliki fungsi. Contohnya adalah pembuatan ulang sebuah kursi dengan menggunaka kayu dan papan bekas. Teknik yang satu ini sendiri terbilang populer, apalagi bagi masyarakat yang menyukai hal klasik untuk dijadikan sebuah dekorasi dalam bangunan.

Itu adalah macam-macam teknik pengolahan kayu yang tentu saja sangat panjang. Melihat prosesnya yang panjang tentu saja banyak sekali pertimbangan ketika Anda ingin menggunakan lantai kayu. Agar dapat lebih menghemat waktu, tenaga dan biaya, Anda dapat memilih penggunaan vinyl lantai. Di mana tempat jual lantaiĀ vinyl murah dapat Anda temukan di beberapa toko khusus penjual vinyl lantai yang terpercaya.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *