Proses Pemasangan Plafon

Alat-alat yang diperlukan Dalam Proses Pemasangan Plafon

Rumah, tentu menjadi salah satu kebutuhan vital bagi semua manusia. Seiring berjalannya waktu, rumah juga memiliki fungsi estetika sebagai sebuah harta mewah yang memiliki nilai seni bagi pemilik sekaligus memberi kenyamanan bagi tamu yang berkunjung. Pembuatan pondasi yang kuat, dekorasi eksterior dan interior yang memukau, serta aksesoris ruangan menjadi nilai penting bagi pemilik rumah. Semuanya tentu sudah di konsep sedemikian rupa agar para pemilik rumah mendapat kenyamanan dan kesenangan karena berhasil menciptakan rumah impian mereka. Pemasangan plafon rumah juga penting untuk menambah riasan atap langit agar tak kosong. Penggunaan plafon tentu memakan biaya yang lumayan juga ditambah penyewaan jasa tukang. Bagi kamu yang ingin mencoba memasang plafon sendiri atau berniat mengurangi budget, kamu bisa kok meminta bantuan kerabat karena pemasangan plafon sebenarnya mudah.

7 Alat untuk Memasang Plafon

Proses Pemasangan Plafon

Sebelum memasang plafon, kamu harus menetapkan dulu model plafon yang kamu inginkan dan jenis yang akan kamu gunakan. Plafon sendiri banyak jenisnya, mulai dari plafon gypsum, plafon kayu, plafon triplek, plafon metal, plafon PVC, plafon eternit atau asbes, plafon GRC, dan plafon akustik. Kalau sudah tau jenis yang mau digunakan, kamu perlu tahu 7 alat yang harus kamu siapkan untuk pemasangan plafon ya.

1. Meteran

Sudah pasti meteran sangat diperlukan dalam pemasangan plafon ya. Meteran sendiri bisa disebut penggaris serbaguna yang bisa dibawa kemana-mana. Ketika mengukur ruangan yang luas untuk memasang plafon tentunya kamu butuh meteran untuk menentukan seberapa panjang ukuran ruangan untuk menentukan ukuran plafon yang akan digunakan. Semua jenis plafon tentu membutuhkan meteran untuk pengukuran.

2. Satu Set Bor

Untuk pemasangan plafon gypsum dan plafon GRC, satu set bor dibutuhkan untuk mengaitkannya pada rangka. Jika tidak ada bor sekrup maka pemasangan plafon tidak bisa dilaksanakan karena tidak akan menyatu dengan sudutnya.

3. Gergaji

Gergaji sebenarnya hanya dibutuhkan pada pemasangan plafon berjenis gypsum dan triplek atau GRC, karena fungsinya untuk pemotongan di awal pengerjaan. Sementara plafon jenis lainnya tidak memerlukan ini karena bahan-bahan plafon tersebut lebih keras meskipun mudah diatur.

4. Water Pass Selang

Memasang plafon tentunya harus rata dan simetris dengan bidang dinding di langit rumah ya. Nah, untuk membantu kamu meratakan permukaan tersebut, kamu harus menggunakan water pass selang. Apalagi untuk jenis plafon yang kurang flexible. Sementara penggunaan jenis lain membutuhkan alat yang lebih keras dari palu karena pengunaan bahan plafon yang lebih keras.

5. Palu

Sepertinya palu memang selalu digunakan dalam pengerjaan kontruksi apapun ya. Fungsinya sangat penting sehingga selalu dibutuhkan. Nah, dalam pemasangan plafon, palu biasa digunakan untuk pemasangan rangka gantung plafon.

6. Scrap Plastik dan Scrap Besi

Scrap adalah alat yang digunakan untuk mendempul sambungan, biasanya digunakan untuk plafon gypsum dan plafon GRC agar sambungan terlihat lebih rapi. Scrap sendiri terdapat berbagai jenis, namun yang biasa digunakan hanya dua jenis yakni scrap plastik dan besi.

7. Kuas Tangan dan Kuas Roll

Setelah plafon selesai didempul, tentunya kamu akan melakukan pengecatan untuk memberi warna yang sesuai dengan desain yang sudah kamu rancang. Kuas merupakan alat terakhir yang akan digunakan untuk finishing pemasangan plafon. Kamu bisa menggunakan kuas tangan ataupun kuas roll, tergantung kebutuhan dan luas plafon yang kamu pasang.

Itu tadi 7 alat yang akan kamu gunakan untuk pemasangan plafon GRC maupun plafon gypsum. Kamu bisa mendapatkan semua alat tersebut di toko bangunan. Selamat mencoba memasang plafon sendiri ya!

 

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *